Cara Menghitung Luas Tanah Yang Benar Dan Mudah

Menghitung Luas Tanah – Bisnis bidang properti sekarang ini nampak semakin maju ditambah lagi dengan makin banyaknya pengembang yang membuka perumahan baru yang bisa ditemui di berbagai daerah. Selain perumahan, bisnis penjualan rumah serta lahan bisa dibilang juga cukup ketat, apalagi dengan banyaknya pengembangan dari lahan yang dijadikan ruko atau berbagai kegunaan yang lain. Dalam membeli lahan, pastinya kita butuh mengetahui berapa luas tanahnya, sebab itu kali ini kita akan mengulas bagaimana cara menghitung luas tanah yang mempunyai bentuk tidak beraturan yang dapat dihitung secara manual dengan menggunakan rumus segitiga ataupun dengan memanfaatkan software yang ada, seperti misalnya autocad.

Untuk cara mengukur tanah yang tidak beraturan, cara yang dilakukan adalah dengan mengukur sudut-sudut titik pojok dari petak tanah di awal pengukuran atau juga bisa dengan membuat garis tegak untuk garis bantu dalam proses pengukuran terlebih dahulu, lalu kemudian ukur jarak atau titik sudut garis bantu. Pengukuran tanah ini adalah dasar data dalam membuat gambar lahan tanah.

Cara 1. Menghitung Luas Tanah Yang Tidak Beraturan secara Manual Dengan Metode Rumus Segitiga Tidak Beraturan

Untuk mengukur luas tanah yang memliki bentuk lahan tidak beraturan bisa dengan menggunakan metode rumus segitiga. Untuk lebih jelasnya, kita bisa membuat gambar tanah yang akan diukur terlebih dahulu serta diberi garis bantu pembagian segitiga yang nantinya akan dihitung luasnya satu persatu lalu dijumlahkan deluruh pembagian segitiga tersebut untuk mendapat luas keseluruhan tanah.

Pada gambar pembagian tanah diatas terdapat 5 segitiga tidak beraturan yang dapat kita hitung luasnya dengan rumus segitiga tidak beraturan.

  • s = (a+b+c) : 2
  • L = akar [s x (s-a) x (s-b) x (s-c)]

Dimana :

  • s = setengah kelilig segitiga, abc merupakan panjang sisi-sisi segitiga.
  • L = luas segitiga.

Kita mulai berhitung. Untuk luas segitiga 1 :

  • s = (3+5+5,960) : 2 = 6,9780
  • L = akar [6,9780 x (6,9780-3) x (6,9780-5) x (6,9780-5,9560)] = 7,4909 m².

Atau untuk lebih mudahnya kita gunakan software excel untuk kalkulatornya.

segitiga jarak sisi segitiga s L
a b c s  = (a+b+c) : 2 L = akar [s x (s-a) x (s-b) x (s-c)]  satuan
1 3,0000 5,0000 5,9560 6,9780 7,4909 m2
2 5,9560 10,0000 9,4980 12,7270 27,5465 m2
3 9,4980 7,0000 7,7830 12,1405 26,8069 m2
4 7,7830 8,0000 6,8410 11,3120 24,3133 m2
5 6,8410 5,0000 4,0000 7,9205 9,8943 m2

Jadi total luas tanahnya adalah 7,4909 + 27,5465 + 26,8069 + 24,3133 + 9,8943 = 96,05 m²

Cara 2. Menghitung Luas Tanah Bentuk Tidak Beraturan Dengan Software Autocad

Cara berikutnya yang bisa Anda manfaatkan untuk mengukur luas tanah adalah dengan memakai software Autocad. Untuk menghitungnya, pertama-tama buatlah garis tepi menyatu pada ply line. Kemudian di bagian command kita masukkan perintah ‘li’ lalu enter. Maka akan keluar halaman list seperti gambar berikut.

Dari contoh di atas, kita ketahui area tersebut memiliki luas 96190278.8779 dimana area tersebut merupakan luas totalnya dalam satuan mm² karena satuan default Autocad adalah mm. Jika dikonversi ke satuan m2, maka menjadi 96,19 m2.

Kekurangan menggunakan program ini adalah hasil perhitungan yang kadang kurang tepat. hal ini dikarenakan cara mengukur yang kurang benar. Akan tetapi biasanya hasilnya tidak jauh berbeda.

Cara Pengukuran Tanah

Dua perhitungan di atas adalah perhitungan luas tanah dalam daerah datar. Akan tetapi pada daerah dengan permukaan miring, akan sulit mengukur panjang tiap sisi petak tanah. Berikut adalah cara mengetahui luas tanah tidak datar dengan menggunakan pita.

Pasang patok pita pada semua titik sudut lahan, jika diperlukan bisa menambahkan patok yang sekiranya dapat membantu kita dalam perhitungan luas lahan. Langkah selanjutnya adalah membuat sketsa lahan tanah yang akan diukur. Dengan berpedoman sketsa lapangan yang telah digambar, cara pengukurannnya adalah:

Untuk tanah yang datar

Jarak AB = Pajang Bentang Pita Ukur (langsung dicatat di lapangan)

Untuk tanah yang miring

Jarak AB = Panjang bentang pita ukur

Untuk tanah yang tidak bisa dengan sekali bentangan pita ukur

Jarak AC = Jarak AB + Jarak BC